Pelantikan, Pembekalan dan Rapat Kerja HIMADIRA 2026

H

HIMADIRA

Penulis Resmi

08 April 2026
26 Views
News Image
Event
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (HIMADIRA) FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan kegiatan Pelantikan, Pembekalan, dan Rapat Kerja (PPRK) pengurus periode 2026 pada 14–15 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Lingkungan Ciwaru Majelis Taklim Al-Hidayah dan menjadi agenda awal dalam memulai kepengurusan baru yang tergabung dalam Kabinet Nirantara.

Kegiatan PPRK ini diikuti oleh seluruh pengurus HIMADIRA periode 2026 dan berlangsung selama dua hari. Rangkaian kegiatan bertujuan untuk meresmikan kepengurusan baru sekaligus memberikan pembekalan organisasi sebelum menjalankan program kerja selama satu periode kepengurusan.

Pada hari pertama, Sabtu, 14 Februari 2026, kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan pengurus HIMADIRA periode 2026. Pelantikan tersebut menjadi tanda resmi dimulainya kepengurusan baru dalam organisasi mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Untirta.

Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembekalan organisasi yang bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para pengurus baru. Beberapa materi yang disampaikan dalam pembekalan tersebut antara lain leadership dan manajemen organisasi, mekanisme kerja organisasi, kesekretariatan dan kebendaharaan, teknik persidangan, sponsorship dan teknik lobi, serta public speaking dan MC protokoler.

Ketua HIMADIRA dalam wawancaranya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. "Kegiatan PPRK ini sangat bagus dan sangat baik karena merupakan kegiatan awal dalam HIMADIRA. Dengan adanya kegiatan ini, HIMADIRA ke depannya bisa lebih terarah lagi," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembekalan bagi para pengurus baru sebagai dasar dalam menjalankan organisasi.
"Pembekalan sangat penting supaya rekan-rekan anggota baru yang masuk himpunan sudah memiliki bekal dan masukan ilmu untuk bisa menghimpun selama satu periode ini. Apalagi pembekalan ini merupakan titik mulainya dalam kegiatan kita ke depan," tambahnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan di antara pengurus.
"Kita ingin membangun kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas. Kita sebagai mahasiswa dan agen perubahan seharusnya memiliki kualitas yang tinggi dan tidak mudah diintervensi oleh pihak luar," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa nilai humanisme menjadi salah satu prinsip penting dalam kepengurusan HIMADIRA tahun ini, khususnya dalam meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, hari kedua, Minggu, 15 Februari 2026, diisi dengan kegiatan rapat kerja organisasi. Dalam forum tersebut, setiap departemen memaparkan program kerja yang akan dijalankan selama satu periode kepengurusan. Pemaparan tersebut kemudian dibahas bersama guna menyusun langkah kerja organisasi yang lebih terarah dan sistematis.

Menurut Ketua HIMADIRA, rapat kerja memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi.
"Peran rapat ini sangat membantu dalam menentukan arah kerja kita. Karena mazhab yang kita gunakan adalah PHU ( Peraturah Himadira Untirta), sehingga sebelum melaksanakan rangkaian kegiatan, kita sudah memiliki landasan yang jelas. Rapat ini juga bersifat formal dan penuh kesepakatan," ujarnya.

Ketua Pelaksana kegiatan juga menjelaskan bahwa pelaksanaan PPRK merupakan langkah awal dalam merancang program kerja HIMADIRA selama satu tahun kepengurusan.
"Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk merancang program selama satu tahun kepengurusan di Kabinet Nirantara, sekaligus meresmikan anggota secara resmi untuk satu periode ini," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun organisasi yang lebih berdaya melalui penguatan kapasitas pengurus. "Tema yang kami ambil adalah 'Membangun Aksi untuk Organisasi yang Berdaya'. Harapannya, setelah pelantikan, pembekalan, dan rapat kerja ini, para pengurus dapat mengimplementasikan apa yang sudah mereka dapatkan dalam pembekalan, karena itu merupakan dasar penting dalam menjalankan satu periode kepengurusan," ungkapnya.
Dalam proses pelaksanaannya, panitia telah melakukan berbagai persiapan teknis melalui beberapa kali rapat koordinasi sebelum kegiatan dimulai. Meskipun demikian, panitia juga menghadapi beberapa kendala, salah satunya terkait fasilitas tempat kegiatan.

"Kami mendapatkan beberapa kendala, salah satunya permasalahan listrik di Gedung C FKIP yang saat itu belum kembali normal. Hal ini juga menjadi aspirasi dari banyak mahasiswa dan organisasi mahasiswa terkait fasilitas yang ada," jelas Ketua Pelaksana. Meskipun menghadapi kendala tersebut, kegiatan tetap berjalan dengan baik berkat kerja sama panitia dan antusiasme peserta. "Kami sangat berterima kasih dan bangga kepada pengurus baru HIMADIRA periode 2026 karena antusiasme mereka yang sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Kami berharap ilmu yang mereka dapatkan dapat diterapkan selama satu periode kepengurusan ini," tambahnya.

Pada periode kepengurusan tahun ini, HIMADIRA mengusung nama Kabinet Nirantara. Nama tersebut memiliki makna "tanpa batas, tanpa jeda, dan tidak terputus", yang mencerminkan semangat keberlanjutan dalam belajar dari masa lalu, memperbaiki di masa kini, dan memberikan dampak bagi masa depan.

Melalui semangat tersebut, kepengurusan HIMADIRA 2026 diharapkan mampu menciptakan organisasi yang nyaman, solid, kompak, serta menjunjung nilai humanisme, sekaligus mendorong anggota untuk menggali potensi dan meraih prestasi. Selain itu, HIMADIRA juga diharapkan mampu memberikan edukasi serta gagasan kreatif yang dapat memperkuat citra organisasi di lingkungan kampus maupun di masyarakat.

Bagikan artikel ini